Perkembangan Teknologi dan Komunikasi
Joseph Turow (2009). Media Today : An Introduction To Mass Communications. 3rd Edition
Part Five : Advertising and Public Relations
INTRODUCTION
Dunia komunikasi tidak bisa lepas dari dua bidang ini: public relations atau hubungan masyarakat, dan advertising atau periklanan. Apabila komunikasi dapat dibagi menjadi bidang dengan paham idealis dan paham kapitalis, maka humas dan iklan sering disebut-sebut sebagai bidang-bidang yang berada dalam paham kapitalis. Mereka bekerja sering kali untuk kepentingan siapa yang membayar mereka. Kedua bidang ini pun sering kali bersaing satu sama lainnya. Namun di era Integrated Marketing Communication (IMC) ini, PR dan iklan sering kali diminta berintegrasi dan bersinergi satu dengan lainnya untuk menciptakan efek yang lebih kuat. Baik humas maupun periklanan sama-sama saat ini dihadapi pada tuntutan mengikuti perkembangan teknologi. Cara-cara konvensional mulai diminta untuk ditinggalkan, digantikan oleh strategi-strategi yang memanfaatkan perkembangan teknologi. Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam iklan yang murni itu biasanya memuat banyak hasil rekayasa dan terkesan berlebihan. Di lain pihak, konten yang memuat tentang kegiatan perusahaan dan berbagai klarifikasi, baik komentar atas keluhan konsumen maupun sekilas cerita tentang apa saja aktivitas perusahaan itu merupakan bagian dari kampanye perusahaan (Public Relation).
BODY
Joseph Turow dalam bukunya menjelaskan bahwa zaman sekarang media melahirkan media sebagai komunikasi massa baru yaitu, periklanan dan hubungan masyarakat. Pihak pengiklan mendapat andil yang besar dalam penyampaian pesan. Ini adalah salah satu bukti nyata bahwa dunia komunikasi itu berkembang dari tahun ke tahun dan mengalami banyak perubahan. Salah satu peran utama periklanan dan hubungan masyarakat adalah menciptakan dan atau mempertahankan citra baik seseorang atau suatu perusahaan. Memang benar apabila “periklanan” itu adalah suatu seni dalam menciptakan keinginan dari konsumen tentang produk kita dengan cara menginformasikan seunik mungkin apa yang ditawarkan oleh produk kita tersebut. Masalah yang berkembang adalah di Indonesia sendiri berlaku peraturan bahwa iklan kondom tidak boleh ada dalam tayangan televisi ketika waktu masih belum menunjukan jam malam karena bisa mempengaruhi remaja atau anak dibawah umur karena bisa memberikan ajaran berpikiran menyimpang (produk aktualnya). Tentu saja ini sedikit menyimpang dari pengertian awal, dimana informasi yang terkandung di dalam iklan mungkin tidak sepenuhnya dimengerti oleh para penonton atau calon konsumen yang berpotensi. Dari sisi tersebut, saya berpikir bahwa ada kalanya iklan tidak hanya secara langsung membuat penonton ingin membeli produk tersebut, melainkan juga dapat sekadar memasyarakatkan merek semata. Peraturan yang cukup ketat itu cukup merangsang para pembuat iklan untuk berpikir secara kreatif dalam menyusun iklan yang tetap berpengaruh terhadap grafik penjualan.
Advertising memegang peran penting dalam perkembangan industri media suatu produk/perusahaan. Tanpa adanya advertising mungkin suatu produk tidak akan berkembang dan dikenal oleh banyak orang. Periklanan merupakan bentuk komunikasi yang digunakan untuk membujuk audiens (pemirsa, pembaca atau pendengar) untuk mengambil beberapa tindakan sehubungan dengan produk, ide, atau layanan. Paling umum, hasil yang diinginkan adalah mengarahkan perilaku konsumen terhadap suatu penawaran komersial, walaupun iklan politik dan ideologi juga umum. Pesan Periklanan biasanya dibayar oleh sponsor dan dilihat melalui berbagai media, termasuk media tradisional seperti koran, majalah, televisi, radio, surat terbuka atau langsung.
Public Relation atau yang sering disingkat PR adalah seni menciptakan pengertian publik yang lebih baik sehingga dapat memperdalam kepercayaan publik terhadap suatu individu/ organisasi. Di sisi lain public relations/humas juga menjadi bagian dalam perkembangan komunikasi massa. Tujuan utama dari humas adalah mempengaruhi perilaku orang secara individu maupun kelompok saat saling berhubungan.
Dikatakan sekali lagi oleh Joseph Turow (halaman 606) bahwa iklan diciptakan untuk membuat suatu pandangan atau gambaran yang diinginkan oleh perusahaan dan ini tentu saja sejalan dengan fungsi Hubungan Masyarakat khususnya pembentukan citra positif dari sebuah perusahaan. Iklan dapat merepresentasikan bagaimana profil perusahaan itu.
BRIEF CONCLUSION
Perkembangan teknologi komunikasi khususnya internet sangat mempengaruhi seseorang / sebuah perusahaan dalam memposisikan perusahaan dan produk mereka. Terkait pula dengan sifat interaktif dari media tersebut, yang mengharuskan perusahaan untuk sedemikian berhati-hatinya terhadap segala bentuk publikasi agar dapat menghindarkan diri dari kesalah pahaman publik yang mengancam keeksistensian suatu perusahaan.
REFERENCES
http://www.waena.org/index.php?option=com_content&task=view&id=5539&Itemid=41
http://books.google.com/books?id=KusZ29rZHYIC&printsec=frontcover&dq=media+today&hl=en&ei=OfjYTbuaKM2GrAejk9SHBg&sa=X&oi=book_result&ct=result&resnum=1&ved=0CCkQ6AEwAA#v=onepage&q&f=true
http://garismimpi.multiply.com/journal/item/7
http://en.wikipedia.org/wiki/Advertising_agency
http://en.wikipedia.org/wiki/Public_relations